Kamis, 07 Juli 2011

Pengumuman Menkes Susu Formula Berbakteri Hasil Riset Mengandung Bakteri E-sakazakii

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
DAFTAR SUSU FORMULA MENGANDUNG BAKTERI  ENTEROBACTER SAKAZAKII VERSI MENKES Pengumuman Menkes Susu Formula Berbakteri Hasil Riset Mengandung Bakteri E-sakazakii. Untuk menjawab keresahan masyarakat tentang ada tidaknya susu formula yang mengandung bakteri Enterobacter Sakazakii, Kementerian Kesehatan melakukan riset terbaru yang dilakukan per tahun 2011 ini. Pengumuman Hasil riset terbaru Menkes tentang susu formula tanggal 8 Juli 2011.
"Kalau rencananya tidak berubah, nanti diumumkan tanggal 8 Juli di Kemenkominfo," ungkap Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih saat ditemui usai pelantikan pejabat eselon 1 dan 2 di gedung Kemenkes, Jl HR Rasuna Said.

Pengumuman hasil penelitian susu berbakteri tersebut akan dilakukan oleh Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih di kantor Kementerian Komunikasi dan Informasi. Beberapa hal yang akan diungkap antara lain merek susu apa saja yang diteliti serta teknis pengambilan sampel.

"Dari situ nanti semua bisa melihat," ujar Menkes.

Kontroversi susu formula berbakteri mencuat sejak Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan penelitian tentang bakteriE.sakazakii pada tahun 2006 dan menemukan kontaminasi pada beberapa merek susu formula. Namun hingga kini, merek susu formula yang diteliti tidak pernah diungkap.

Para peneliti berdalih, penelitian yang dilakukan bukan merupakan surveilance sehingga tidak etis untuk membeberkan identitas sampel yang digunakan. Penelitian tersebut lebih ditujukan untuk menemukan kontaminasi, bukan mengungkap susu apa saja yang terkontaminasi.

Namun masyarakat terlanjur resah karena penelitian tersebut juga mengungkap bahwa E.sakazakii bisa memicu radang selaput otak atau meningitis yang mematikan. Sebagai konsumen yang resah, pengacara David Tobing memperkarakan hasil penelitian tersebut dan menang di pengadilan.

Untuk menjawab keresahan masyarakat itu, bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Menkes melakukan penelitian ulang terhadap seluruh merek susu berbakteri. Penelitian terbaru inilah yang akan diumumkan pada tanggal 8 Juli 2011 di Kemenkominfo, jika rencananya tidak berubah. detik.com

Pengumuman Menkes Susu Formula Berbakteri, Hasil Riset Menkes Susu Berbakteri, Daftar Susu Formula Mengandung Bakteri E-sakazakii, Bakteri Enterobacter Sakazakii, Daftar Merek Susu Formula Aman BPOM 2011, Hasil Uji BPOM Susu Formula Enterobacter Sakazakii, Hasil Penelitian Susu Formula IPB dan BPOM, Standar Kandungan Susu Formula, Bahaya Enterobacter Sakazakii


Admin 08 Jul, 2011


--
Source: http://uc1n.blogspot.com/2011/07/pengumuman-menkes-susu-formula.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

noreply@blogger.com (New bie) 08 Jul, 2011


--
Source: http://delapan-sembilan.blogspot.com/2011/07/pengumuman-menkes-susu-formula.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar