Minggu, 10 Juli 2011

Polisi Malaysia Perlakukan Demonstran Bak Binatang

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Polisi Malaysia Perlakukan Demonstran Bak Binatang
Aparat kepolisian Malaysia dinilai terlalu brutal dalam memperlakukan para pengujuk rasa saat mereka turun ke jalan, Sabtu (9/7/2011). Amnesty International menilai Malaysia tengah berada di jalur penindasan.



"Mereka menembakkan gas air mata tepat ke muka kami. Saya nyaris tak bisa bernapas, bahkan untuk berdiri pun susah," ujar pemimpin oposisi Malaysia Anwa Ibrahim.

Warga Malaysia mengutuk aksi brutal oleh polisi tersebut. Dalam komentarnya di situs-situs berita Malaysia, warga menumpahkan kekesalan mereka. "Binatang liar yang ganas di hutan saja tidak akan memperlakukan sesama mereka seperti itu. Namun, polisi Malaysia melakukannya, itu terlihat di foto-foto saat aksi terjadi," ujar seorang warga menulis di Malaysia Today, Minggu (10/7/2011).

Lembaga perlindungan hak asasi manusia internasional, Amnesty International mengkritik keras aksi polisi itu. "Perlakuan brutal terhadap protes damai terjadi di Malaysia. Pemerintahan Najib telah memilih jalur penindasan, bukannya reformasi," ujar Amnesty International sebagaimana dikutip BBC.

Polisi dinilai lebih banyak melakukan intimidasi terhadap para pengunjuk rasa yang mendeklarasikan diri "Bersih 2.0" itu. "Mereka salah menerapkan cara yang benar dalam menjaga ketertiban," ujar pengacara hak asasi Malik Imtiaz Sarwar.

Pada aksi itu, sekitar 1.600 pengunjuk rasa ditangkap dan banyak di antaranya yang diperlakukan buruk. Akibat perlakuan buruk polisi itu, Anwar Ibrahim menderita luka di kepala dan kaki. Banyak pengunjuk rasa mengalami hal serupa. [tjs]


Admin 11 Jul, 2011


--
Source: http://uc1n.blogspot.com/2011/07/polisi-malaysia-perlakukan-demonstran.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

noreply@blogger.com (New bie) 11 Jul, 2011


--
Source: http://delapan-sembilan.blogspot.com/2011/07/polisi-malaysia-perlakukan-demonstran.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar