Kamis, 23 Juni 2011

Jelang GP Belanda 25 Juni 2011, Si Jabrik Simoncelli Berjanji Akhiri Hasil Buruk

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

Jelang GP Belanda 25 Juni 2011, Si Jabrik Berjanji Akhiri Hasil Buruk. Pebalap Gresini Honda, Marco Simoncelli, menyatakan bahwa dirinya bisa meraih sebuah hasil yang bagus di GP Belanda akhir pekan ini. Menurut "Super Sic", rangkaian performa gemilang yang diakhiri dengan nasib buruk selama ini akan segera sirna.


Kami berada di jalur yang tepat dan kami masih yakin hasil bagus itu akan datang. Saya senang Sirkuit Assen meskipun saya harus mengatakan bahwa layout lama lebih menarik.
-- Marco Simoncelli


Memang, sejak awal musim Simoncelli selalu menjadi favorit juara di setiap seri yang diikutinya. Sayang, si jabrik asal Italia ini justru hampir selalu gagal finis. Selain itu, dia juga terkena hukuman ketika sedang on-fire, seperti yang terjadi di Sirkuit Le Mans, Perancis, di mana dirinya dinyatakan melakukan manuver ilegal yang membuat pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, kecelakaan.


Nasib sial terakhir yang menimpanya ketika tampil di GP Inggris. Dalam balapan yang sangat basah di Sirkuit Silverstone tersebut, Simoncelli sedang berada dalam posisi yang bagus untuk bersaing memperebutkan podium. Lagi-lagi mantan juara dunia kelas 250cc ini jatuh dan gagal menyelesaikan lomba.


Nah, rangkaian hasil mengecewakan itu ingin segera diakhirinya. Simoncelli berjanji untuk memulai hasil bagus ketika tampil di Assen, Sabtu (25/6/2011).


"Saya menghabiskan waktu dua atau tiga hari dengan kepala tertunduk setelah Silverstone, sebelum saya mulai melupakan kekecewaan itu. Kemarahan yang besar di Inggris sekarang sudah berlalu dan saya menantikan balapan di Assen, dengan tujuan meneruskan kerja seperti yang sudah dilakukan dalam beberapa balapan terakhir, tetapi kali ini harus diikuti dengan hasil yang bagus."


"Kami berada di jalur yang tepat dan kami masih yakin bahwa hasil bagus itu akan datang. Saya senang Sirkuit Assen meskipun saya harus mengatakan bahwa layout lama lebih menarik. Meskipun demikian, terlepas dari banyaknya tikungan di bagian pertama, sirkuit tersebut masih menjadi salah satu favoritku sehingga saya yakin bisa berada di depan lagi pada akhir pekan ini."


Podium incaran yang tak kunjung datang membuat posisi Simoncelli di klasemen sementara MotoGP 2011 terpuruk di papan bawah. Pebalap berusia 25 tahun tersebut kini nangkring di posisi 11.

noreply@blogger.com (masiroel) 23 Jun, 2011


--
Source: http://aka47.blogspot.com/2011/06/jelang-gp-belanda-25-juni-2011-si.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

noreply@blogger.com (New bie) 23 Jun, 2011


--
Source: http://delapan-sembilan.blogspot.com/2011/06/jelang-gp-belanda-25-juni-2011-si.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar