Sabtu, 25 Juni 2011

Apa itu Google Panda? Dan apa Efeknya?

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Assalamualaikum.
Akhir-akhir ini Google telah meluncurkan perubahan algoritma substancial yang dikenal sebagai Farmer atau Panda. Entah kenapa bisa dinamakan Farmer atau Panda. Peluncuran Panda ini bertujuan untuk mengindetifikasi Page atau website dengan kualitas rendah (Low-Quality). Yang dimaksud Low-Quality Page atau site (yang biasanya disebut juga dengan content farms atau petani kontent) dengan text yang relevan dengan Query tapi tidak sesuai dengan apa yang sedang dicari oleh pencari informasi di Internet. Google menyebutnya high quality algorithm.


Anda pasti sudah pernah melihat Blog yang kadang keluar di halaman pertama Search result Google,tapi ketika anda masuk,disana tidak ada apa apa. Kira-kira seperti itulah.
Google Panda Anda harus mengetahui terlebih dahulu website seperti apa yang dipengaruhi Google Panda:
1. Website atau Blog dengan quality rendah (Low-Quality)
2. Website yang menggunakan Content Farm.
3. Website dengan useless index page di Google.
4. Website dengan struktur yang tidak tepat.
5. Terdapat duplikat content.
6. Bounce Rate yang tinggi.



Bagaimana agar terhindar dari efek Google Panda?

1. Jangan Copas Artikel
Hal ini sudah tentu tidak boleh anda lakukan. Sudah disebutkan diatas bahwa Google Panda mengefek pada Website yang terdapat Duplikat Content. Kali ini,anda memiliki satu alasan kuat lagi bagi anda untuk tidak melakukan Copy Paste!! Tapi ada sedikit masalah dengan Google Panda disini. Simaklah masalahnya. Meskipun Google Panda telah mengultimatum untuk tidak melakukan Copy PAste,tapi kenyataannya adalah sebaliknya. Menurut pengamatan ,setelah Update Google Panda oleh Google,situs dengan kontent hasil copy paste memiliki peringkat yang lebih tinggi dibanding situs dengan kontent aslinya. (Namun kasus ini masih diperdebatkan.Karena Panda update oleh Google mengklaim bahwa Panda akan menghapus konten salinan dari hasil pencarian,tapi kenyataannya Berlawanan!!).Kasus ini telah menciptakan kesadaran dikalangan Webmaster  untuk lebih waspada dan ketat menanggapi penyalinan kontent dengan mengeluhkan setiap kasus copas artikel pada pihak Google.

Jadi bagi anda yang sering copas artikel dari Blog lain (lebih parah kalau tanpa ijin) ,maka si empunya artikel bisa saja melaporkan situs atau blog anda ke Google. Dan anda siap siap di kick dari Search Result Gogle. Jadi saran dari penulis, berhentilah melakukan penyalinan content,dan cobalah berkreatifitas menulis kontent asli anda sendiri.


2. Bertindak melawan plagiarism!!
Ini sangat disayangkan ,karena banyak website dengan konten berkualitas juga ikut terkena efek Google Panda karena plagirarisme. Setelah Google update Panda,banyak situs dengan kontent copas memiliki peringkat yang lebih tinggi di search result Google.  Jadi anda sebagai penulis kontent,sebaiknya lebih memperketat aktifitas para pencuri content untuk menghentikan plagiarisme.

3. Hapus kontent yang berkualitas rendah!!
Google sangat serius dalam menanggapi kontent dengan kualitas rendah. Oleh karena itu,anda harus bekerja lebih keras untuk mengexplore ulang posting lama anda yang memiliki kualitas kontent yang rendah kemudian mengubahnya menjadi kontent yag berkualitas lebih tinggi. Dan posting ulang. Terutama bagi anda yang dahulunya pernah melakukan copas artikel dan memposting artikel tersebut di Blog anda. lalu bagaimana cara meningkatkan kualitas artikel postingan? Setidaknya anda bisa memperbaiki rincian SEO artikel dan panjang artikel. Anda bisa memaksimalkan keyword pada artikel,SEO pada judul Post (Baca : Jadikan Judul Post SEO Friendly untuk meningkatkan Pagerank?) Ini juga akan membantu anda dalam menghubungkan internal Posting anda dengan yang baru. Selain untuk menghindari efek Panda,hal ini juga sangat dianjurkan karena akan membuat kontent anda lebih baik dan memberikan kualitas tinggi pada pembaca anda.


4. Eksteral Link
Jika blog atau website anda adalah salah satu dari blog atau Web yang menjual BackLink atau melakukan Paid to Review dalam segala hal atau sejenisnya,maka hentikanlah. Dari dulu Google memang tidak menyukai dengan jual beli Backlink untuk meningkatkan Pagerank.

5. Pelajari SEO
Kalau yang ini sepertinya Penulis tidak perlu menjelaskan apa-apa. Karena kebanyakan tujuan dari Blogger adalah menadi yang nomer satu di SERP. Dan caranya adalah dengan SEO. Bagi blogger  newbie,sebaiknya anda lebih mempelajari SEO,terutama SEO Dasar.

Jika blog anda sudah terkena Efek algoritma panda,dengan mengikuti langkah-langkah diatas mungkin membutuhkan waktu yang cukup lama sampai Google meng crawl ulang dan mengindex website anda lagi. Anda akan sangat beruntung jika anda segera mendapatkan Traffic anda yang telah hilang. Bagi anda yang belum terkena efek Panda ,dan blog anda termasuk kriteria blog sasaran Panda,sebaiknya anda berjaga-jaga. Untuk mendapatkan Info lebih tentang Google Panda ini,silahkan Googling lagi.

Happy Blogging ^^

noreply@blogger.com (Asoka Site) 26 Jun, 2011


--
Source: http://www.asoka-site.co.cc/2011/06/apa-itu-google-panda-dan-apa-efeknya.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

noreply@blogger.com (New bie) 26 Jun, 2011


--
Source: http://delapan-sembilan.blogspot.com/2011/06/apa-itu-google-panda-dan-apa-efeknya.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar